Opini Mengenai Dunia Pendidikan Sekarang

Dalam statusnya, pak Dedih Mulyadi menyampaikan: SAMPAI sekarang saya MASIH BERTANYA?
1. Kenapa ANAK SEKOLAH diharuskan mengikuti KURSUS/LES di luar jam SEKOLAH untuk membantu materi-materi yang akan diujikan di UN.
2. Kenapa guru-guru juga menganjurkan murid2nya untuk ikut kurusus? terus mereka ngapain aja di sekolah?
3. Kalau demikian, apa FUNGSI belajar di sekolah? yang mewajibkan murid-muridnya untuk:
– masuk selama seminggu,
– masuk dari pagi sampai siang/sore
– Memberikan setumpuk PR n tugas-tugas lainnya
– Membayar uang SPP, Bangunan, Buku dll
– tetapi belum bisa menjamin kelulusan ANAK DIDIKNYA, lalu menganjurkan mereka masuk LES/KURSUS tambahan?
4. Apa fungsi sekolah kalau sudut pandang anak didiknya hanya ingin lulus dan dapet Ijazah saja?

 

Dampaknya ketika di RUMAH:
1. Pulang dari sekolah plus LES sampai sore kadang MALAM,
2. waktu mereka semua terforsir untuk sekolah n LES
3. Ketika di Rumah sudah dalam kondisi lelah seharian.
4. berangkat MENGAJI dari sisa-sisa tenaga yang sudah terporsir seharian.
5. Guru NGAJI sepi peminat, karena anak-anak NGAJInya jadi BELANG BENTONG (Istilah sering tidak hadir)
6. Hilanglah nilai-nilai AGAMA dalam kehidupan mereka
7. Melampiaskan dengan kegiatan-kegiatan GALAU: Curhat di jejaring sosial, mengidolakan BOY BAND euuuh… sms-an, bahkan hingga TAWURAN dll.. Na’udzubillah
8. MAU SAMPAI KAPAN?

Lalu, apa yang harus dilakukan?

Yuk para orang tua belajar, agar anak bisa benar benar belajar di rumah. Tidak harus mengandalkan sekolah apalagi aneka lembaga les berbayar itu.

Leave a Reply

Opini Mengenai Dunia Pendidikan Sekarang