Apa saja Sih Isi Proposal Pernikahan?

Walimah.Info – Tema pagi yang cerah ini adalah membicarakan Apa saja Sih Isi Proposal Pernikahan. Sebuah pertanyaan galau bagi ikhwan akhwat yang mau menjejakan kaki ke arah penyempurnaan setengah tiang, eh setengah diennya. Kog aku ikutan galau menulis ini ya ? :I-Wish: .

Oke, to the point ya.. Isi Proposal Pernikahan jelas bukan proposal macem kita mau mengadakan porseni. Aslinya, sebenarnya itu sekedar ‘sarana’ kenalan awal bagi kedua orang yang punya itikad menuju pernikahan.

Kan kebanyakan nih, kalau dalam versi yang sebenarnya, ikhwan akhwat itu biasanya sama sekali belum kenal calon pengantinnya. Kayak saya misalnya, beuh, sama istriku sekarang sama sekali belum kenal. Maka memberikan gambaran awal mengenai diri saya dan dia melalui saling tuker proposal pernikahan alias baca saja tulisan mengenai diri masing masing.

Kalau di gambarkan, list aitem standar versi walimah.info Isi Proposal Pernikahan meliputi:

  1. Kejelasan Visi Misi Pernikahan yang di usung oleh kedua mempelai. Sederhananya, dirimu sampaikan saja apa alasan kog mau menikah segala. Bukannya dengan hidup bujang / single / perawan dirimu bisa bebas mengekspresikan diri. Apa pasalnya sehingga tergerak ingin hidup lebih mulia dalam lingkup pernikahan? atau ya visi misimu nanti nikah mau gimana…
cara membuat proposal pernikahan islam, cara membuat proposal untuk menikah

Cara Halal Lebih Berkah

  1. Kenalkan diri secara proporsional. Katakanlah ente mau mengajukan diri melamar kerja ke sebuah perusahaan yang amat sangat bonafit. Kira-kira ente mau bikin kayak apa ? pasti detail kan dan bagaimana bisa menggambarkan kualitas diri di depan pemilik perusahaan. So, sebaiknya, juga begitu di depan calon istri maupun camernya. Ya nggak perlu terlalu lengkap seperti mau melamar kerja sampai ada data berapa lama bekerja, supervisornya siapa saja, terlalu lengkap.
  2. Kasih target waktu kapan mau menikahnya. Jangan pake alasan ta’aruf nanti malah nikahnya 1-2 tahun lagi. Saranku kalau udah siap ta’aruf ya nikahlah dalam waktu sesingkat-singkatnya. So, kalau sudah siap, udah maksimal 2 bulan dinikah aja.
  3. Saranku, Nggak Usah kasih Foto. Apa pasalnya? sebenarnya boleh sih pakai foto, namun bagi yang memang sudah ikhlas menikah karena Allah, sebenarnya persoalan fisik itu nomor sekian. Jadi, jangan sampai pertimbangan fisik semata yang dijadikan parameter nanti penentuan yu mau menikahi siapa. Fisik nanti bisa di confirm pas proses nadhor alias melihat calon pasangan  kita.
  4. Sampaikan secara jelas Kriteria pasangannya. Kalau saya dulu, aku sampaikan aku ingin istriku ke depan tidak berkacamata, lebih suka di dalam rumah, tinggi dan berat badan proporsional sama saya, cantik, dan lain lain.

Ehm, aku pikir itu. Kali nanti istriku mau menambahkan, biar ngedit artikel ini. OKe? diskusi berlanjut di area komentar ya. :Approve: .. Insya Allah kami balas.

2 Comments

  1. hafshah 09/11/2012
  2. Suami Tersayang 10/11/2012

Leave a Reply